Produk Honda raih penghargaan dalam loyalitas pelanggan


Jakarta (ANTARA News) - Empat produk unggulan Honda menerima penghargaan untuk loyalitas pelanggan terbaik dalam ajang Net Promoter Customer Loyalty Award 2015 yang berlangsung pada 25 February 2015 di Jakarta.

Penghargaan didapat oleh Honda CR-V, Honda Brio, Honda Jazz, dan Honda Freed pada acara yang digelar oleh Majalah SWA bekerja sama dengan Hachiko Net Promoter Solution.

"Menumbuhkan loyalitas konsumen dengan memberikan kepuasan yang terbaik selalu menjadi perhatian utama untuk bisnis Honda," kata Marketing and Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy dikutip dari rilis yang diterima ANTARA News, Jumat.

"Kami selalu memastikan kualitas produk, memberikan added value untuk konsumen, hingga berbagai layanan purna jual yang terbaik untuk pengalaman yang menyenangkan bagi konsumen," tambahnya.

Honda CR-V meraih penghargaan Net Promoter Score (NPS) Leader dengan angka NPS sebesar 26,54% dan Net Emotional Value (NEV) Star dengan angka 6,792 di kategori Mobil SUV. NEV Star merupakan merek dengan nilai Net Emotional Value terbaik dari semua kategori.

Selanjutnya Honda Brio mendapat gelar Net Promoter Score (NPS) Excellence dengan angka NPS 28,30% dan Net Emotional Value (NEV) Star dengan angka 6,925 dalam kategori City Car.

Honda Jazz meraih penghargaaan Net Promoter Score (NPS) Good dalam kategori Hatchback dengan angka NPS sebesar 19,66% dan Net Emotional Value (NEV) Star dengan angka 6,555. Sedangkan Honda Freed meraih penghargaan Net Promoter Score (NPS) Excellence dengan angka NPS sebesar 18,79% dan NEV dengan angka 5.883.

Net Promoter Customer Loyalty Award adalah penghargaan yang diberikan kepada merek-merek yang berhasil menciptakan loyalitas konsumen, dimana para pengguna produk tidak hanya loyal terhadap merek tetapi juga bersedia berbagi pengalaman kepada orang lain atau menjadi promoter bagi merek tersebut.

Penilaian dilakukan dengan survei NPS (Net Promoter Score) dan NEV (Net Emotional Value). Survei NPS bertujuan mendeteksi pelanggan yang benar-benar merasa puas sehingga mereka cenderung melakukan pembelian ulang dan menjadi promoter sebuah merek.

Sedangkan survei NEV bertujuan mendeteksi pengalaman mana yang paling mengesankan dan menyentuh emosi sehingga mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan.

Survei NPS (Net Promoter Score) dan NEV (Net Emotional Value) tersebut dilakukan melalui riset nasional oleh Majalah SWA dan Hachiko dengan cara wawancara tatap muka dan computer assisted telephone interviewing selama bulan September November 2014.

Survei dilakukan kepada 3.082 responden di tujuh kota besar di Indonesia yaitu Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar, Denpasar dan Medan.

Honda HR-V kian lengkapi lineup HCJ

minggu, 12 april 2015 15 22:48 WIB | 10.286 Views
Honda HR-V kian lengkapi lineup HCJ
Pengunjung melihat-lihat Honda HR-V dalam pameran "Complete your life" Honda Jakarta Center di kawasan Taman Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (12/04/15). 
Jakarta (ANTARA News) - Kehadiran Honda HR-V kian melengkapi lineup Honda Jakarta Center (HJC), dealer utama mobil Honda Jabodetabek, dalam pameran perdananya tahun ini yang bertajuk "Complete your life".

"Kenapa tema kita 'Complete your life'? Karena sekarang Honda sudah masuk ke semua segmen dengan menghadirkan produk-produk yang sesuai untuk penggunaan sehari-hari," kata Head of Marketing HJC Daya Hansten disela pameran di Mall Taman Anggrek Jakarta Barat, Sabtu.

Honda, kata Daya Hansten, sekarang sudah memasuki hampir semua segmen mulai dari LCGC dengan Brio Satya, LMPV Honda Mobilio, kemudian LSUV Honda HR-V, Middle MPV Honda Freed, hingga sedan premium Honda Accord.

Selain itu, Honda juga care terhadap pelanggan dengan menyajikan mobil-mobil yang memiliki fitur keselamatan canggih, semakin nyaman, dan efisien dalam penggunaan bahan bakar.

Dalam pameran di bagian barat Jakarta itu HJC menghadirkan semua lineup andalannya, seperti All New Honda Jazz, Freed, Honda Mobilio, Accord, All New CRV, hingga model terbaru low sport utility vehicle Honda HR-V.

Honda HR-V yang belum lama diluncurkan oleh Honda Prospect Motor itu hadir dengan desain eksterior dan interior yang semakin tegas dan berkarakter kuat, dilengkapi power sunroof, power tailgate, serta Nanoe sebagai sistem pembersih udara yang pertama kali diterapkan pada SUV di Indonesia.

Seperti model Honda lainnya, HR-V juga menggunakan teknologi keamanan G-CON + ACETM, yang membagi beban benturan ke seluruh cassis mobil ketika terjadi tabrakan, kemudian airbag, dan auto brake hold (ABH) yang memudahkan pengendara ketika berhenti di tanjakan.

Honda H-RV sudah menggunakan transmisi CVT serta dilengkapi paddle shift, cruise control, serta eco assist, fitur untuk membantu pengguna berkendara dengan lebih efisien bahan bakar.

Sejauh ini, menurut Daya Hansten, kehadiran Honda HR-V mendapatkan sambutan baik dari konsumen dan pelanggan, dimana yang bermesin 1.500cc mendominasi pemesanan. Honda HR-V diluncurkan di Indonesia dalam dua varian mesin 1.500cc dan 1.800cc.

Menjajal Honda HR-V si "adik CR-V" di Bromo


Menjajal Honda HR-V si

Surabaya (ANTARA News) - Dini hari pukul 04.00 WIB, iring-iringan 22 Honda HR-V berangkat dari penginapan di bibir tebing padang pasir Bromo.

Konvoi bergerak di jalan berbatu yang licin dan terus menanjak, rata-rata 30 derajat bahkan ada yang 45 derajat.

Mobil berhenti di tanjakan bisa membuat pengemudi dan penumpang deg-degan, namun itu adalah saat yang tepat untuk mencoba fitur Auto Brake Hold.

Tekan tombolnya, maka pengemudi bisa melepaskan injakan rem dan kendaraan tetap berhenti sempurna di tanjakan (atau turunan). 

Bila akan maju untuk merapatkan antrean, injak pedal gas hingga jarak yang diinginkan lalu tekan rem sampai HR-V berhenti; Auto Brake Hold otomatis kembali menjalankan tugasnya.

Tombol Auto Brake Hold bisa dijangkau telunjuk kiri dari lengan yang sedang rebah di arm rest, jadi pengemudi tetap dalam posisi rileks meski kendaraan antre di tanjakan. 

Satu lagi yang membuat mengemudi terasa "gampang dan nyaman" adalah tombol Electric Parking Brake. 

Mengaktifkan rem tangan cuma perlu memencet tombol, tidak lagi menarik tuas hingga bunyi "kreeek".  Menonaktifkannya cukup pencet kembali tombol atau injak pedal gas.

Oh ya, jika karena satu dan lain hal pengemudi panik lalu menginjak rem dan gas bersamaan, HR-V akan memilih rem, alias sudah dilengkapi Brake Override System.

Sesampai di Penanjakan Satu, rombongan turun dari kendaraan masing-masing dan menyaksikan fajar menyingsing dengan latar depan padang pasir Bromo.

"Wah, kalau seperti ini, semua orang bisa bawa ke daerah terjal," kata seorang reporter mingguan otomotif. 

Ketika matahari mulai meninggi, semua anggota rombongan masuk ke HR-V masing-masing lalu konvoi berbalik arah.

Menghadapi turunan tajam, kami mencoba fitur paddle shift pada HR-V matic 1,8 L CVT. Umumnya fitur ini ada pada kendaraan dengan kelas dan kapasitas mesin lebih besar. 

Fitur sporty berupa tuas kecil di belakang lingkar kemudi ini gunanya memindahkan gigi secara manual pada kendaraan otomatis. 

Kami sengaja "mengunci" gigi satu untuk mendapatkan "engine brake" di turunan.

Selama perjalanan naik maupun turun, tak satupun kendaraan  HR-V "mentok" saat melintasi jalan berbatu ke titik Penanjakan Satu untuk melihat sunrise di Bromo.

Hal ini berkat velg 17 inci dan ground clereance HR-V yang 185 mm, sedikit lebih tinggi dari saingan sekelasnya, Juke, dengan ground clereance 170mm.

Panjang dan lebar HR-V justru sama dengan Outlander, sesama crossover yang punya kapasitas mesin lebih besar. 

Keduanya memiliki panjang 4.295 mm dan lebar 1.770 mm, namun wheelbaseHR-V lebih pendek yaitu 2.610 mm sedangkan Outlander 2.670 mm.

Akselerasi

Uji selanjutnya adalah di kawasan Pasir Berbisik. Berkaitan dengan izin, hanya beberapa unit HR-V yang boleh turun ke padang pasir Bromo tersebut.

Lintasan dengan panjang sekitar satu kilometer telah disediakan antara lain untuk menguji manuver HR-V membentuk angka 8, akselerasi di trek lurus, berbelok di tikungan menanjak.

Tidak ada peserta yang mengalami masalah dalam uji tersebut, mungkin karena trek yang disediakan tidak ekstrem untuk menguji batas kemampuan HR-V yang bersistem penggerak roda depan.

"Handlingnya khas Honda, serasa Jazz," kata Dani, wartawan majalah otomotif.

HR-V memang satu platform dengan Jazz, mesinnya pun sama dengan Honda Jazz (untuk varian 1,5 liter) maupun Honda Civic (varian 1,8 liter).

Satu hal yang disukai para wartawan otomotif, khususnya yang berbadan jangkung, adalah saat duduk di kursi belakang, lutut mereka leluasa alias "tidak mentok" ke sandaran kursi depan. 

HR-V tergolong kendaraan ukuran kompak namun jarak kaki di baris ke-2 sama persis dengan "kakaknya", Honda CR-V. 

"Jadi, duduk di bangku baris ke-2, tetap nyaman," kata Marketing dan Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy. 

Dari Bromo, konvoi bergerak ke Surabaya. Sepanjang perjalanan tersebut multi information display memberi tahu konsumsi BBM HR-V 1.5 L berkisar pada 16km/liter sedangkan panel pada HR-V 1.8 angkanya berkisar pada 14 km/liter. Terdapat indikator Eco Assist di panel yang akan menyala hijau jika pengemudi berkendara secara efisien (eco driving).

Lalu lintas yang selalu ramai membuat kami tidak bisa menggunakan fitur cruise control.

Jalanan umum  juga menjadikan kami tak sempat mencoba fitur pintar yang otomatis mengkoreksi stir  jika ada gejala selip, understeer, atau oversteer.  Fitur itu diberi nama Motion Adaptive EPS + Vehicle Stability Assist.

Cuaca yang terik sepanjang Bromo - Sidoarjo - Surabaya "dilawan" dengan AC yang mengalir dari dashboard. Dashboard HR-V memiliki outlet AC yang panjangnya sekitar 40 cm. 

Di tambah lagi seluruh kaca HR-V dilindungi Heat Rejecting Green Tinted Glassyang berfungsi untuk menolak sinar UV dan mengurangi panas sinar matahari yang masuk ke dalam kabin. 

Meski begitu, jika saja ada outlet AC untuk kursi baris kedua, penumpang baris kedua tentu lebih nyaman dan leluasa mengatur tingkat kesejukan baris belakang.

Tidak ada keluhan mengenai kinerja mesin HR-V, namun beberapa wartawan merasa bantingan di kursi belakang seharusnya bisa lebih halus tanpa menghilangkan karakter sport dari HR-V.

Bunyi "grudug" bagian belakang saat melibas jalanan bergelombang menurut beberapa wartawan seharusnya masih bisa lebih senyap.

"Kalau orang awam, bisa disangka kurang rigid nih kaki belakang," kata seorang wartawan mengenai suspensi H-shape torsion beam untuk bagian belakang HR-V. Suspensi depan adalah MacPherson strut.

Soal menghadirkan suasana fun, siiip. HR-V 1,8 CVT yang kami kendarai memilikipanoramic dan sun roof, atap kaca yang saat dibuka menghadirkan sensasi bebas, sekaligus menjadi saat yang tepat untuk memanfaatkan tongsis.

Kursi depan maupun belakang bisa dilipat dan disusun menjadi berbagai konfigurasi, salah satunya yang kami coba adalah refresh mode; kursi depan yang bisa dilipat dan diatur hingga rata dengan jok belakang, mirip kasur.

Upgrade

HR-V dihadirkan di Indonesia untuk "menutup" jarak harga yang selama ini kosong antara Honda Jazz dengan Honda CR-V.

"Dengan HR-V, kami ingin menggarap pemilik Jazz yang ingin upgrade. Selama ini upgrade terdekatnya hanya CR-V, padahal selisih harganya Rp300-an juta, terlalu jauh. Akibatnya, selama ini pemilik Jazz yang ingin upgrade kendaraannya, lari ke merek lain," kata Jonfis.

Dia menjelaskan, HR-V masuk golongan crossover karena desain dan ketangguhannya mengacu SUV, utilitasnya MPV (karena kursi yang bisa dilipat untuk membawa barang) , sedangkan interior depan  dirancang agar identik dengan mobil sport atau coupe.

Terdapat beberapa varian HR-V, mulai dari kisaran harga Rp243 juta (on the road Jakarta) untuk tipe 1.5 L A transmisi manual hingga sekitar Rp355 juta untuk HR-V 1.8L Prestige.

Pada tipe teratas, lampu depan menggunakan LED dan LED daytime running light serta Auto Headlight Adjuster. 

Fitur keselamatan tipe Prestige bahkan dilengkapi kantong udara untuk benturan samping yaitu side curtain airbags + side airbags, selain dua SRS airbag bagian depan yang tersedia pada semua varian.

Standar fitur keselamatan lainnya untuk semua tipe antara lain ABS+EBD+BA, hill start assist, motion adaptive EPS + vehicle stability assist.

Honda menyebut HR-V sebagai kendaraan compact utility vehicle/CUV.

"Kalau menurut kategori Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia GAIKINDO, adanya hanya low SUV dan SUV. HR-V 1,5 masuk kategori LSUV sedangkan tipe 1,8 masuk SUV," terang Jonfis.

Empat Produk Honda Raih Penghargaan

Empat produk unggulan Honda menerima penghargaan untuk loyalitas pelanggan terbaik, dalam ajang Net Promoter Customer Loyalty Award 2015 yang berlangsung pada 25 February 2015 di Jakarta.
Acara ini digelar oleh Majalah SWA bekerja sama dengan Hachiko Net Promoter Solution. Penghargaan ini didapat oleh Honda CR-V, Honda Brio, Honda Jazz dan Honda Freed.
Jonfis Fandy, Marketing and Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Menumbuhkan loyalitas konsumen dengan memberikan kepuasan yang terbaik selalu menjadi perhatian utama untuk bisnis Honda. Kami selalu memastikan kualitas produk, memberikan added value untuk konsumen, hingga berbagai layanan purna jual yang terbaik untuk pengalaman yang menyenangkan bagi konsumen. Karena itu, kami berterima kasih atas loyalitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk kami”.
Honda CR-V meraih penghargaan Net Promoter Score (NPS) dan Net Emotional Value (NEV)  di kategori Mobil SUV. Selanjutnya Honda Brio mendapat gelar Net Promoter Score (NPS) Excellence dan Net Emotional Value (NEV) Star dalam kategori City Car.
Honda Jazz meraih penghargaaan Net Promoter Score (NPS) Good dalam kategori Hatchback dan Net Emotional Value (NEV) Star. Honda Freed meraih penghargaan Net Promoter Score (NPS) Excellence dan NEV.
Net Promoter Customer Loyalty Award adalah penghargaan yang diberikan kepada merek-merek yang berhasil menciptakan loyalitas konsumen, dimana para pengguna produk tidak hanya loyal terhadap merek tetapi juga bersedia berbagi pengalaman kepada orang lain atau menjadi promoter bagi merek tersebut. (MSH)

Paket Perawatan Berkala Mobil Honda Anda

Berjumpa lagi kita pada pagi ini , semua barang tentunya membutuhkan perawatan , apalagi dengan barang yang setiap hari kita pakai seperti mobil , sebuah mobil yang terawat akan selalu dalam stamina yang prima sehingga kita yang menungganginya akan merasa aman , namun jika sebaliknya kita pasti akan tidak tenang.
Khawatir dengan biaya perawatan berkala ?Anda sekarang tidak usah khawatir lagi , kami dari Honda siap membantu anda
Anda akan mendapatkan :
1. Biaya Perawatan Lebih Hemat
2. Bebas Kenaikan Harga
3. Kendaraan tetap prima
4. Berlaku di Dealer Honda seluruh indonesia
Paket
3 tahun Platinum (5x Perawatan Berkala )
2 tahun Gold (3x Perawatan Berkala)
1 tahun Silver (2x Perawatan Berkala)
Maksimalkan performa kendaraan dengan upgrade oli
E-Pro Green 10W-30 yaitu
E-Pro Gold 0W-20 dan E-Pro Blue 5W-30
hondapaketperawatanberkala1-mobilhondajogja
hondaperawatan6bulan-2-mobilhondajogja
Lindungi mobil anda , lakukakanlah perawatan berkala setiap 6 Bulan , So tunggu apalagi datang dan kunjungi dealer resmi mobil Honda dikota terdekat..

Ini rahasia Honda Mobilio bisa irit

Sumber : 
Pada acara Wisata Plus Honda Mobilio Tantangan Hemat 20 km/liter seri 5 yang digelar PT Honda Prospect Motor (HPM), Sabtu (15/11) kemarin, banyak peserta yang menorehkan hasil memuaskan dengan melampaui konsumsi bahan bakar yang telah ditargetkan yaitu 20 km/liter.
Seperti pada seri-seri sebelumnya, di seri 5 banyak peserta yang mampu melampaui tantangan hemat konsumsi bahan bakar 20 km/liter. Pemenang pada seri 5 ini adalah Tabah Yudananto, yang berhasil mencatat konsumsi bahan bakar sebesar 23,7 km/liter.
Untuk bisa melampaui tantangan hemat yang telah ditargetkan, pria yang berdomisili di Jatiasih, Bekasi ini mengungkapkan rahasianya. Menurutnya, Honda Mobilio telah didukung teknologi yang bisa menghasilkan efisiensi bahan bakar yang ramah lingkungan.
"Dengan teknologi modern khas Honda, mesti didukung juga dengan cara berkendara yang baik dan benar. Saya sudah mempelajari jalur kemacetan di sepanjang gerbang tol Cibubur. Agar laju Mobilio tetap konstan di angka 60 km/jam," tuturnya.
Untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar yang irit, Tabah selalu menggunakan bahan bakar Shell Super untuk Mobilio kesayangannya. "Pakai bahan bakar non subsidi justru makin irit," tambahnya.
Setali tiga uang dengan yang dilakukan Tabah, Pritta Handani pun melakukan hal yang sama saat mengikuti tantangan hemat ini. Dengan tetap mempertahankan kestabilan kecepatan 50-60 km/jam, calon konsumen Honda Mobilio ini berhasil mencatat konsumsi bahan bakar yang sama, yakni sebesar 23,7 km/liter.
"Untuk mendapat angka itu, selain mempertahankan kecepatan, saya juga dibantu oleh indikator Eco yang ada di panel speedometer Honda Mobilio yang kerap menuntun pengemudi untuk tetap berkendara dengan baik agar bisa menghasilkan konsumsi bahan bakar yang efisien," tukas wanita pemilik Honda Brio ini.
(kpl/tr/sno)

Dealer mobil mobil magelang